Windows live CD?

English

Linux live CD? Sekarang ini banyak distro Linux yang dikemas dalam bentuk live CD. Biasanya aku gunakan untuk me-recovery sistem yang rusak (corrupt) karena hal-hal tertentu (kebanyakan karena virus) ataupun untuk penyelamatan data sebelum pemberangusan virus dieksekusi. Trus ada seorang teman yang bertanya, “kalo Windows live CD bisa ga?”

Sebenarnya Windows juga memiliki live CD yaitu Microsoft Windows Preinstallatioln Environment (WinPE). Cara kerja Windows live CD tidak jauh beda dengan Linux live CD. Keduanya sama-sama dijalankan dari CD – bahkan banyak Linux live CD bisa ditnamkan ke hard disk. Dengan WinPE kita seakan-akan rnenggunakan Windows yang berada pada hard disk kita. Windows PE dibuat sebagai bootable CD yang digunakan untuk pemeliharaan sistem. Cara kerjanya yaitu mengambil file-file yang penting dalam CD instalasi Windows dan Windows yang ter-install, kemudian digabungkan menjadi satu. Namun WinPE ini hanya bisa dinikmati oleh Original Equipment Manufacturer (OEM) dan pengguna Windows Enterprise. Jadi, untuk end user, jangan berharap bisa mencicipi WinPE😦 . Tapi, kita juga masih berkesempatan mencicipi Windows live CD. Gimana caranya? Ya kita bisa racik sendiri🙂 .

Dengan Bart’s Preinstalled Environment (BartPE ) yang dikembangkan oleh Bart Lagerweij. Aplikasi ini sebenarnya sudah eksis cukup lama, mungkin anda sudah tidak asing lagi dengannya. Jadi berikut ini hanya sekedar review ulang saja, karena dulu aku pernah baca artikel mengenai BartPE di majalah komputer CHIP (lupa edisi berapa, kalo ga salah tahun 2006). Sebelum mencoba meracik Windows live CD, perlu kiranya kita menyimak dulu masalah legalitas dari BartPE. Proyek BartPE tidak ada sangkut paut dengan WinPE. Jadi secara otomatis Microsoft sama sekali tidak memberikan technical support dalam proyek BartPE.

Kenapa BartPE?

  • BartPE memiliki start menu yang simple, dinamis namun sangat powerful.
  • Dengan BartPE, kita dapat menambahkan bermacam aplikasi, driver atau tool dengan menggunakan plugin.
  • BartPE menyertakan network support tool (bartpe/penetcfg) untuk men-start TCP/IP dan Microsoft Client. Setting TCP/IP seperti dynamic/static ip-address, subnet-mask, default gateway, dns-server, computer-name, workgroup dapat diubah sewaktu-waktu (on-the-fly). Tidak ketinggalan pula plugin (NwDskPe) yang me-load Netware Client di BartPE (IP/IPX).
  • BartPE dapat men-start File Sharing Support hingga kita bisa melakukan koneksi ke sistem melalui share. Dengan demikian, kita bisa pula menjalankan UItraVNC.
  • BartPE dipersenjatai plugin bertajuk dospe yang berguna sebagai Dos support.
  • The last, get it for FREE!

Instalasi BartPE
Tentu saja kita harus mempersiapkan source instalasi Windows, bisa dari Hard Disk atau CD instalasi Windows. Install BartPE hasil download ke dalam komputer (versi terakhir secara default di “C:\pebuilder3110a”). Jalankan “pebuilder.exe”, kemudian tentukan source instalasi Windows.

(Click to enlarge)

Konfigurasi plug-ins
Dalam menu plug-ins akan disediakan sejumlah daftar aplikasi yang akan ter-install pada CD bootable kita. Pilihlah jenis plug-ins yang ingin di-install pada daftar, lalu klik tombol “enable/disable“. Bila dalam daftar ada tulisan enabled “Yes” maka programnya akan ikut ter-install. Tidak semua plug-ins bisa digunakan, kita bisa men-download plugins terlebih dahulu pada website-nya. Tekan tombol “add” untuk menambahkan plug-ins baru (format .cab) sedangkan untuk menghapus Anda dapat menekan tombol “remove“.

(Click to enlarge)

Konfigurasi output
Selanjutnya, tentukan tempat penyimpanan sementara image CD (ISO) sebelum di-burn ke dalam CD. Tandai pilihan “create ISO image” dan tentukan tempat untuk menyimpan file ISO. Jika ingin melakukan troubleshooting kita dapat menandai pilihan “verbose output” (tekan menu “Builder” —> “Option”). Tekan “Build” dan diikuti proses peng-copy-annya.

(Click to enlarge)

Bila proses telah selesai dilakukan oleh BartPE, kita bisa langsung mem-burning ISO-nya ke dalam CD, setelah itu, silahkan coba di sistem anda. Jangan lupa untuk merubah boot priority di BIOS ke CD Drive untuk booting pertamanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: